Sabtu, 09 Desember 2017

awal mula, termuda, pengalaman.

Bismillah wal hamdulillah

siapa yang tak mau baru lulus sekolah dapat tawaran menjadi petugas pengawal haji di bandara saudi arabia.


idul fitri di tahun 2012 baru saja berlalu sekitar 2 minggu. aku di ajak bersilaturrahiim ke rumah kawan orang tua ku yang berada di jakarta selatan. selama bincang bincang aku lumayan suntuk karna gak faham apa yang di bicarakan. lumayan agak ngantuk sih waktu itu hehehe. beberapa saat kemudian aku di tanya "haykal mau ke arab saudi gak?" sedikit kaget dan tersenyum, "yaa mau lah" jawab saya. yaudah bikin paspor, lengkapi persyaratan, nanti ikut tes nya. kata beliau. gak lama dari perbincangan tadi kami pun pulang ke rumah. sepanjang perjalanan aku bertanya tanya apakah ini serius atau guyonan saja. sore harinya aku beranikan diri untuk bertanya ke ayah. "yah.. yang tadi siang itu serius"?. "nanti ayah coba tanyain lagi deh". jawab ayah. selang beberapa hari berkali kali ayah menelpon ku tapi tak ku angkat. pas aku sampe rumah, ayah langsung bilang. "besok pagi ke imigrasi bikin paspor". aku setengah kaget dan terharu. ini serius? pertanyaan ku yang berulang kali aku pertanyakan ke ayah. kaget, deg-degan, bahagia, terharu, campur aduk deh pokoknya.

esok harinya aku datang ke imigrasi dengan pakaian rapih. kemeja,sepatu dan minyak rambut yang gak pernah lupa.


to be continue.....



Tidak ada komentar:

Posting Komentar